Friday, October 19, 2012

AIPEG - Part II

Baru 1 minggu kami memutuskan untuk tinggal di depok (rumah mertua), di hari ke 5 (jumat 5 Oktober 2012)  tepatnya pukul 14.00 handphone saya berbunyi, suara disana rupanya mba Jeane (assisten Procurement AIPEG) memberitahukan bahwa ia sedang membutuhkan temporary admin assistance, dan harus bisa mulai bekerja senin esok, apakah saya bersedia bekerja kembali di AIPEG, dan jawaban saya "iya mba, saya bisa".
 
Artinya, punah sudah rencana saya yang ingin jadi IRT dan tinggal dirumah mertua, semua perlengkapan yang sudah kita pindahkan ke depok, kembali lagi kerumah ortu saya. karena jika saya bekerja, artinya daneka harus di jaga oleh ibu saya.
 
hari senin pun di mulai, baru datang sampai kantor, langsung bertemu dengan pak bernie, tidak ada 1 orangpun yang menjelaskan "what to do" nya saya disana. tersadar ketika pak bernie berikan saya 5 lembar kertas, di antaranya untuk acara workshop di novotel bogor, meeting dengan badan kebijakan fiskal, membuat brosur untuk seminar international, schedule untuk pak charles meeting dengan Bappenas, UNDP, MOF, dll. buat orang yang baru masuk kerja hari pertama tentunya sangat berat, karena tak tahu apa yang harus di kerjakan terlebih dahulu, terlebih 80% orang disini asli australia. dan kemampuan bahasa inggris saya sangat standar.
 
setelah 1 minggu berjalan, alhamdulilah semua berjalan lancar, bahkan pak bernie puas dengan para undangan yang datang, karena saya selalu follow up undangan untuk datang.tetapi rupanya ada seorang bocah kecil yang kehilangan saya, Yaaaa.... dialah daneka, anak pertama saya. di minggu kedua saya bekerja, ia tak mau tidur siang, bahkan selalu memanggil-manggil nama saya di siang hari "mami, mami, hawooo...hawoo..., mami (dengan gaya sambil memegang handphone)"
 
sedih rasanya, siang tidak bisa menidurkan dia, membacakan buku, mengajaknya bermain, memangkunya, mengajak jalan-jalan di sore hari, memandikannya, memakaikan baju, bercanda. hingga tiap saya pulang kerja, dia selalu menunggu saya dengan menahan kantuknya, ohh daneka, mami sayang daneka. mami kerja buat daneka yaa nak.