Showing posts with label Pregnancy. Show all posts
Showing posts with label Pregnancy. Show all posts

Thursday, March 21, 2013

Daneka Sing A Song (Naik Kereta Api tuutttt...tuuttt...tuuuuttt

Alhamdulilah sekarang daneka berusia 20 Bulan dan sehat. hari ini adalah hari pertama saya mendengar daneka benyanyi utuh, yang biasanya hanya ekor-ekor nya saja, atau cuma penggalan lagu yang ia bisa, tetapi hari ini satu lagu bisa, yaitu lagu "Naik Kereta Api", Mengapa kereta api???, karena sejak ia bisa bicara, buku yang selalu di buka adalah Roda Dan Sayap  , dan yang paling sering ia jabarkan adalah mobil molen dan escavator, selalu cerita tentang escavator, setiap pergi kerumah nenek, sepanjang jalan mencari proyek pekerjaan bangunan gedung/jalanan yang menggunakan escavator, namun karena lagu "escavator" tidak ada, maka saya alihkan dengan lagu kereta api. Nahh... ia semakin penasaran dengan kereta api, mulai dari di buku, cerita kereta api, ke mall naik kereta api, sampai ke taman mini, naik kereta api. pada akhirnya saya sering mengajaknya ke Tanah Abang karena ada KRL/Commuter dari dekat rumah kami. makin cintalah dia dengan kereta api. Daannnn... tadi pagi bangun tidur bilang "naik eta api tuutttutttttuttttt, sapa tuyun, ke bandung bayaa, bole naik pecuma, ayoo naikkk, keta ku ta lamaaa" SubhanAllah, terbukti semua hasil yang saya stimulasikan, bahwa otak anak amat luar biasa, intinya jaangan pernah kita mengetes anak, jangan pernah ragu "anak kita bisa gak ya?', "yang tadi di ceritain masuk gak ya?", tugas kita sebagai orang tua harus banyak memberi, input sebanyak-banyaknya. karena ayah dan ibu yang komunikatif akan menghasilkan anak yang komunikatif dan percaya diri. banyak-banyaklah bercerita, berdongeng, dan mengaji untuk mengoptimalkan potensi kecerdasan anak kita, Semangat!!

Wednesday, February 13, 2013

Daneka 18 bulan, alias 1 setegah tahun


Daneka 18 bulan, usia 1 tahun setengah ini perkembangan otaknya luar biasa drastis, apapun yang kita ucapkan, ia bisa menirukan, memang sungguh anak-anak adalah peniru ulung


18 bulan jumlah gigi sudah 16 buah, 8 atas, 8 bawah


Selalu stuck ketika melihat ada binatang yang bergerak, ini di bazaar bintaro, lihat ikan mas


Lihat ayah nya memperbaiki mobil, ia ingin memperbaiki mobilnya juga dengan obeng


Mami, ini marmut ya?


Seriusnya nonton TV, pliss dont do this at home, bakal Visual adduct


Nonton sambil berdiripun bisa, ahahhaah


di potong sama mami pagi-pagi, hasilnya kacau



akhirnya malam hari ke salon depan, gak sampe 10 mnt, tereereeeng, selesai


Paginya uda asik lagi, main Fun Thinker



Wednesday, May 23, 2012

TAHAPAN PEMBERIAN MPASI

Bagi anda keluarga muda umumnya belum memahami tentang bagaimana Tahapan Pemberian MPASI yang tepat untuk buah hati anda.


tahapan pemberian mpasi
Tahapan Pemberian Mpasi yang benar

Berikut kami berikan contoh Daftar makanan sesuai umur :

MPASI (6) Enam Bulan :

1.     Serealia: aneka beras, havermut
2.     Sayur: zuchinni, kabocha, ubi kuning, labu parang
3.     Buah: pisang, pear, apel, alpukat, pepaya
4.     Biji²an: kacang hijau

MPASI (7 ) Tujuh Bulan :

1.     Serealia: oatmeal
2.     Sayur: kentang, timun, kacang polong
3.     Buah: timun suri, blewah
4.     Protein: tahu, tempe, ayam, ati ayam

MPASI (8) Delapan Bulan :

1.    Serealia: gandum, crackers, roti gandum,teething biscuit, pasta/mie tanpa telur
2.  Sayur: bit, lobak, wortel, sawi hijau, bayam (ga blh pk batang, baby bayam aja), brokoli, kembang kol, kol, asparagus, kacang kedelai, labu siam, buncis, seledri
3.    Buah: mangga, peach, aprikot
4.    Protein: sapi, kalkun, kuning telur, tuna, salmon, tenggiri
5. Produk susu: keju cheddar(diamond/prochiz), yoghurt 4 baby(merk yummy plain tulisan merah)
6.     Bumbu: bumbu alami tdk 'menyengat' (no merica)

[Pengolahan: dimasak, dicincang halus]
[Mulai finger food; training cup]

MPASI (9) Sembilan Bulan :

1.     Sayur : Kangkung, oyong, ubi jalar, bokcoy
2.     Buah : Semangka
3.     Protein : Ikan patin, hati sapi
4.     kacang merah

MPASI (10-11) Sepuluh - sebelas bulan :

1.    Serealia: all + pasta non telur, roti tawar, bihun, tepung hunkue, makaroni
2.  Sayur: kacang panjang, kacang capria, kacang kedelai, tomat, jus sayur, toge, jamur (shitake n merang)
3.     Buah: nanas, kiwi, melon, jeruk, kismis
4.     Protein: kuning telur

[Sayur/buah dimasak, dipotong kecil² memanjang]


MPASI (12-24) Dua Belas sempai Dua Puluh Empat Bulan :

1.     Serealia: semua
2.     Sayur: jagung, seledri, daun selada, bawang bombay, sayuran lalapan
3.     Buah: sitrus, lemon, jeruk bali, jeruk limo, strawberry,raspberry, blueberry, kurma, cherry, anggur (potong 4), buah tanpamasak
4.     Protein: babi (bagi yg memakannya), ham, ikan, putih telur, telur utuh
5.     Produk susu: susu sapi segar, UHT, yoghurt plain, susu bubuk nonformula, ice cream, cottage cheese
6.     Others: madu, selai kacang, rempah²[Family table food yg dipotong², tumbuk kasar]

[Menggunakan alat makan sendiri]

Begitu pentingnya pengetahuan tentang Tahapan Pemberian MPASI mengharuskan kita lebih selektif dalam memilih asupan yang sehat agar tumbuh kembang anak menjadi lebih baik lagi

Wednesday, April 11, 2012

9 bulan, Review Gymboree

hari ini, 11 april daneka genap 9 bulan, Alhamdulilah, gak terasa tiba-tiba udah pinter aja ini anak. salut dengan keterampilannya, bisa membalik buku dengan teliti, bermain dengan hati-hati, makan dengan duduk manis, apalagi makan buah. bisa mangap aja mulutnyaa ga ketutup, hahahha. lucu. dan yang lebih amazing sampai usianya 9 bln belum pernah ia merobek buku, karena sejak 1 bulan sudah saya kenalkan buku-buku hard cover, jadi perkenalan buku secara slowmotion, mulai dari hardbook hingga ke kertas sesuangguhnya.

2 hari lalu, kami sengaja datang ke margo city depok, rencana mau menginap di mertua. di margo ada sekolah tapi lebih tepatnya taman bermain yang educative. kebetulan ketika kami kesana sedang pameran gymboreenya, sehingga mendapat banyak potongan harga. beruntungnya, kami bisa langsung bermain di area tersebut.

di gymboree, anak usia daneka yang 9 bulan ini, bisa masuk kelas usia 10bulan, dikarenakan sudah merambat dan merangkak, jadi kelas di sesuaikan dengan kemampuan si anak. dan ketika masuk kelas pun si anak harus di dampingi, entah oleh ortu atau baby sitter. nantinya di gymboree anak akan di asah kemampuan motorik kasar, halus, sosialisasi, bernyanyi, language program, dll. contoh motorik kasar, anak akan di ajarkan cara yang benar untuk turun tangga, naik tangga, merangkak, cara berjalan, sehingga dengan masuk kelas ini mempermudah anak untuk mengoptimalkan semua kemampuannya, tentunya dengan suasana yang happy.

kalau ada momz yang ingin tahu info lebih lanjutnya, bisa hubungi :
GYMBOREE MARGO CITY
Margo city lantai 1 no.38
JL. Margonda Raya No. 358 - Depok
phone : (021) 7887 1070 / (021) 9392 4600

Wednesday, March 28, 2012

8 Bulan, berdiri dengan 1 tangan + titah



Alhamdulilah, daneka sudah 8 bulan, banyak perkembangan motorik kasar nya, diantaranya :
- berdiri sendiri dengan bertumpu pada 1 tangan
- berdiri di tembok
- berdiri tanpa berpegangan dalam waktu 5 detik saja (keseimbangan)
- merangkaknya sudah sangat cepat sekali
- mulai makan tim nasi, tidak perlu disaring
- memanggil tante, mama, deded, makin jelas
- mulai suka nge-mall, atau sekedar duduk di trolly supermarket
- mulai gak bisa duduk manis di carseat
- makannya berdurasi 30 menit, padahal dulu 5 menit ludes
- mulai makan ikan teri (dan dia gak gitu suka)
- hobi naik turun kasur, sampai capek liat nya
- suka teriak-teriak
- ketawa terpingkal-pingkal
- suka becanda cilukba, atau hal sejenis
- tidak takut dengan gelap, malah suka banget klo lwt terowongan
- suka makan roti tawar
- mulai makan biskuit regal, tapi sedikiiiit sekali (khawatir glukosa)
- suka mainin ikan-ikan di kolam kakek, sampai keruh airnya
- megang biskuit dengan motorik halus
- memanjat apa saja, semua di panjat
- mulai memukul-mukul air di bak mandi
- senang main di luar/ play land
- tidurnya sehari cuma 2x, pagi dan sore (tp kalo pules kayak org abis macul)
- mulai takut berenang, karena terakhir renang usia 4 bulan
- baju banyak yang gak muat
- berat badan 10kg
- tinggi 76cm (tinggi bener bang)
- suka banget sama melon dan pepaya
- senyumnya makin sumringah
- tahi lalat di pipi kiri




Setelah baca buku ketiduran



Main mobil di acehardware, lihay bener nyetirnya


di trolly giant, happy benerr


topi baru, beli di pemda cibinong (jauh bener belinya)


Biasa, abis mandi ingin langsung mimik, jd gak sempat pakai baju

Wednesday, April 20, 2011

Daneka 25 minggu

Alhamdulilah usia daneka sudah 25 minggu, kali ini periksa daneka ke dokter bersama ayahnya (waktu 20 minggu kan sama mama saja), terlihat ketika USG dengan dokter gatot, daneka malu2 sama ayah, jadi gerak-gerak terus. waktu bulan lalu benar-benar terlihat jelas (baca daneka 20 minggu), meski begitu, kali ini ayah nya cukup puas, hingga mengabadikan video gambar di monitor USG.

Di usianya 25 minggu ini (6 bulan), daneka banyak sekali perkembangannya, sedang mengisap jempolnya, gerakannya sudah beraturan, ia bisa memberi signal (dengan cara menendang lembut, atau menggerakkan tubuhnya) pertanda bahwa jam 9 malam telah tiba, yaitu waktunya tidur. jika ia suka akan suatu suara, maka akan menggerakkan tungkai kakinya, begitupun saat ia tak suka suara bising/lagu rock. maka ia akan menendang dengan keras.

Daneka sudah bisa berkomunikasi dengan ayah nya dalam bentuk bahasa inggris, maupun bahasa indonesia. sudah mengerti perintah, misal "Daneka.. sayang sama ayah nggak?, kalo sayang tendang perut ibu, kalo gak sayang diam saja yah", lalu ia membalas dengan tendangan lembut. wow.. amazing, ternyata stimulasi sejak dalam rahim membuat anak juga enjoy. 

Alhamdulilah selama hamil hingga saat ini tidak ada keluhan, sekarang berat badanku 60 kg, ketika gadis berkisar 44-45 kg. kurang lebih naik 15 kg. yang membesar hanya perut ;-) dan banyak perubahan di 25 minggu ini, di antaranya :
- Suka minum air es, batu es, padahal ketika gadis gak suka es, bahkan ice cream sekalipun
- Setiap makan selalu bersih, tanpa sisa nasi 1 butir pun (nurun sifat suami)
- Tahan banting, gak mudah nangis, ketika hamil muda nonton sinetron aja bisa nangis, peka benerr
- Seneng bersih2, nyapu, ngepel, mindahin barang2, merapikan buku2, merapikan kamar (jadi rajin)
- Pipis nya makin sedikit
- Keseimbangan berkurang (karena perut makin besar), tidak bisa angkat satu kaki, misal pakai celana panjang.
- Makin rajin baca buku, baca alquran, baca2 artikel apapun
- Ukuran kaki membesar, biasa pakai uk 40, sekarang langsung lecet
- Tidak suka makan pedas, asam, fetsin. (alhamdulilah)
- Baju perlahan-lahan tak ada yang muat.

oh iyaa.. ada hal yang sangat amazing menurutku, setelah ayah nya melihat langsung buah hati nya di USG makin sayang lah ia kepadaku, dengan sering berbicara ke janin, mau membelai perut (awalnya ia malu, sekarang sudah mau), mau mendownload suara2 yang wajib janin tahu, misal air,hutan,hujan,petir, dll. I Love U daddy (from daneka)





Tuesday, February 22, 2011

ASIX Untuk Daneka

Saat ini umur Daneka memang baru 5 bulan 1 minggu ( 21 minggu ), namun saat ini sudah saatnya mempersiapkan segalas sesuatu tentang ASI, persiapannya mulai dari botol kaca ASI, cara menyiapkan asi dan bagaimana cara penyimpanannya, Berikut ini contoh botol ASI, untuk di simpan di freezer dan lemari pendingin.





Atau jika Freezer atau ruang penyimpanan ASI terbatas, kita bisa menggunakan plastik ASI, seperti berikut ini



SEBERAPA TAHANKAH ASI JIKA DISIMPAN DALAM BOTOL KACA ASI

BERAPA LAMA ASI HASIL POMPA/PERAS BISA DISIMPAN PADA SUHU RUANG?
Jika ruangan tidak ber-AC, disarankan tidak lebih dari 4 jam
Jika ruangan ber-AC, bisa sampai 6 jam

BERAPA LAMA ASI HASIL POMPA/PERAS BISA DISIMPAN PADA SUHU LEMARI ES?
Jika Ibu mengetahui bahwa dalam 4 jam ke depan ASI hasil pompa/peras tidak akan diberikan pada bayi, maka segeralah simpan di lemari es. ASI ini bias bertahan sampai 8 (delapan) hari dalam suhu lemari es, jika ditempatkandalam compartment yang terpisah dari bahan makanan lain yg ada di lemari es tsb.Jika lemari es Ibu kebetulan tidak memiliki compartment terpisah untuk menyimpan botol ASI hasil pompa/perasan, maka sebaiknya ASI tersebut jangan disimpan lebih dari 3 x 24 jam.Ibu juga dapat "membuat" compartment terpisah dengan cara menempatkan botol ASI dalam container plastik yang tentunya dibersihkan terlebih dahulu dengan baik.

BERAPA LAMA ASI HASIL POMPA/PERAS BISA DISIMPAN PADA SUHU FREEZER?
ASI hasil pompa/perasan dapat disimpan dalam freezer biasa sampai 3(bulan) lamanya. Namun Ibu jangan menyimpan ASI ini di bagian pintu freezer, karena bagian ini yang mengalami perubahan dan variasi suhu udara terbesar.Jika Ibu kebetulan memiliki freezer penyimpan daging yang terpisah(biasanya disebut deep freezer) yang umumnya memiliki suhu lebih rendah dari freezer biasa, maka ASI hasil pompa/perasan bahkan dapat disimpan sampai dengan 6 (enam) bulan di dalamnya.



CARA MENYIMPAN ASI DENGAN BAIK DAN HIGIENIS
  1. Simpan ASI dalam botol yang telah disterilkan terlebih dahulu. Botol yang paling baik sebetulnya adalah yang terbuat dari gelas/beling,namun jika terpaksa menggunakan botol plastik, pastikanlah bahwa plastiknya cukup kuat (tidak meleleh jika direndam dalam air panas)
  2. Jangan pakai botol susu yang berwarna / bergambar, karena ada kemungkinan catnya meleleh jika terkena panas
  3. Jangan lupa bubuhkan label setiap kali Ibu akan menyimpan botol ASI,dengan mencantumkan tanggal dan jam ASI dipompa/peras
  4. Simpan ASI di dalam botol yang tertutup rapat (jangan ditutup dengan dot,karena masih ada peluang untuk berinteraksi dengan udara)
  5. Jika dalam satu hari Ibu memompa/memeras ASI beberapa kali, bisa saja Ibu menggabungkan hasil pompa/perasan tsb dalam botol yang sama,dengan catatan bahwa suhu tempat botol disimpan stabil,antara 0 s/d 15 derajat Celcius). Penggabungan hasil simpanan ini bisa dilakukan asalkan jangka waktu pemompaan/pemerasan pertama s/d terakhir tidak lebih dari 24 jam

TIPS DAN TRIKS PEMBERIAN ASI HASIL PENYIMPANAN UNTUK BABY
  1. Panaskan ASI dengan cara:
    (a) membiarkan botol dialiri air panas (bukan mendidih) yang keluar dari keran ATAU
    (b) merendam botol di dalam baskom / mangkuk yang berisi air panas (bukan mendidih)
  2. Jangan sekali-sekali memanaskan botol dengan cara mendidihkannya dalam panci, menggunakan microwave atau alat pemanas lainnya (kecuali yang memang di-design untuk memanaskan botol berisi simpanan ASI)
  3. Ibu tentunya mengetahui berapa banyak bayi Ibu biasanya sekali meminum ASI. Sesuaikanlah jumlah susu yang dipanaskan dengan kebiasaan tsb.Misalnya dalam satu botol Ibu menyimpan sebanyak 180 cc ASI tetapi bayi Ibu biasanya hanya meminum 80, jangan langsung dipanaskan semua. INGATbahwa susu yang sudah dipanaskan tidak bisa disimpan lagi!

Menggendong...

Manfaat Menggendong Bayi


Gaya pengasuhan menggendong atau babywearing tercetus dari secarik kain sederhana yang digunakan untuk menggendong bayi. Tak hanya jalinan kelekatan saja yang dihasilkan dari menggendong, namun ada berbagai manfaat yang muncul dari kegiatan menggendong bayi. 

Untuk bayi :

Menenangkan. Anda dan bayi bergerak dan beraktivitas bersama. Buah hati Anda akan mendengar suara Anda ketika Anda berbicara dengan orang lain. Ia ikut merasakan emosi Anda, dan yakin Anda memberinya rasa aman serta nyaman. Keadaan ini membuat ia tak punya alasan untuk rewel karena ia masih menempel pada ibunya. 

Mengajarkan bayi bergembira. Umumnya bayi tidak ingin sendirian saat terjaga. Ia butuh seseorang berada di dekatnya. Ketika dalam kandungan, bayi setiap saat mendengar suara Anda dan belaian tangan Anda. Ketika menggendong, Anda menciptakan langkah-langkah berirama, mengajaknya tersenyum, mengajaknya ngobrol. Itu semua merupakan cara mengajarkan bayi bergembira.

Menstimulasi sistem keseimbangan. Sistem keseimbangan terletak di bagian dalam telinga, yang bekerja sebagai sensor keseimbangan tubuh. Stimulasi saat Anda melakukan gerakan lembut pada saat menggendong seperti mengusap atau membelai bayi, membantu bayi untuk bernapas sehingga sistem keseimbangan tumbuh dengan lebih baik. Sistem keseimbangan yang baik dapat meningkatkan kemampuan motorik.

Mengajarkan tentang dunia. Bayi ikut melihat apa yang Anda lihat saat ia dalam gendongan. Ia diajak untuk siap berinteraksi dengan lingkungannya. Dalam dekapan Anda, bayi dapat melihat dan mengamati kejadian di sekitarnya dengan perasaan aman. Ketika ia melihat ekspresi Anda, ia juga belajar tentang emosi.
Belajar bicara. Bayi yang sering digendong punya keterampilan bicara lebih baik. Sebab bayi sudah memerhatikan dan menyimak percakapan Anda. Bahkan bayi bisa merasa ikut diajak bicara, karena posisi bayi berada dalam level mata dan suara yang jaraknya cukup dekat dengan Anda.

Untuk Anda:

Mudah disusui. Perangkat “Baby B” Babywearing dan Breastfeeding saling mendukung dalam manfaat yang satu ini. Saat menggendong, memudahkan Anda untuk menyusui bayi. Anda juga dapat memberikan posisi nyaman untuk bayi menyusu, dibandingkan bila ia hanya tidur di atas tempat tidur.

Sambil bekerja. Menggendong bayi dapat membuat kehidupan Anda menjadi lebih mudah. Anda tak harus menunggui bayi di kamar sepanjang hari. Menggendong bayi dapat membebaskan Anda untuk tetap beraktivitas. Saat ia terjaga dari tidurnya, Anda bisa segera mengajaknya ngobrol.

Anda lebih perhatian. Posisi bayi di pelukan Anda yang dekat dengan pandangan Anda menjadikan Anda menjadi lebih memerhatikan gerak-gerik bayi. Keamanan dan kenyamanan bayi lebih mudah Anda rasakan. Anda pun jadi lebih mengenal kebiasan buah hati Anda. Anda belajar untuk peka dan merespon bayi dengan tepat.

Mudah ditidurkan. Bila bayi sulit tidur, menggendong bisa jadi langkah selanjutnya setelah Anda yakin popoknya kering dan perutnya kenyang. Menggendong bisa jadi cara untuk menidurkan bayi dengan lebih mudah, diiringi nursery rhymes. Alunan musik, suara merdu Anda ditambah ayunan lembut adalah ramuan ampuh untuk menidurkan bayi. Bayi pun tidur lebih nyaman dan lama.

Praktis bepergian. Sebentar atau lama tak jadi soal, sebab Anda tinggal ambil gendongan dan si kecil pun nyaman keluar rumah bersama Anda.


Manfaat Menggendong Bayi (sumber : ayahbunda.co.id)


Menggendong, Bagian penting dalam pengasuhan bayi.

Percaya atau tidak, menggendong adalah bentuk dukungan untuk si buah hati.

Menggendong merupakan salah satu bagian penting dalam pengasuhan anak. Menurut dr. William Sears, dokter anak yang sangat berpengalaman soal pengasuhan anak, menggendong adalah salah satu perangkat dari Attachment Parenting, yaitu gaya pengasuhan anak yang lebih dari sekadar menerapkan aturan-aturan yang super ketat. Metode pengasuhan Attachment Parenting terkenal dengan penggunaan tujuh perangkat “Baby B”, yaitu: 

Birthbonding (ikatan lahir/keterikatan).
Breastfeeding (menyusui).
Babywearing (menggendong bayi).
Balance (keseimbangan).
Bedding close to baby (tidur berdekatan dengan bayi).
Belief in the signal value of baby’s cry (percaya pada nilai sinyal tangisan bayi).
Beware of the baby trainers (waspada terhadap para pelatih bayi).
Dengan tujuh “Baby B”, Anda dapat belajar membaca tanda-tanda dari bayi dan bagaimana meresponnya dengan tepat.
Gaya pengasuhan ini sebenarnya bukan hal baru. Dalam hal menggendong bayi, setiap suku punya alat menggendong yang khas, yang memungkinkan bayi diajak beraktivitas sesuai kebutuhan hidup budaya setempat. Jadi bisa dikatakan setiap ibu baru punya insting untuk menggendong bayi, karenanya belajar menggendong bayi tak butuh waktu lama. Sayangnya budaya menggendong bayi cenderung ditinggalkan dengan berbagai alasan, yang kadang tidak masuk akal. Seperti bayi menjadi “bau tangan” atau bayi jadi senang digendong, sehingga tidak mau ditaruh. Pendapat lain yang ekstrem, bahwa bayi yang selalu digendong atau didekap akan tumbuh menjadi bayi yang rewel, cengeng, selalu mencari perhatian, tidak mandiri dan manja. 

Itu semua Tidak Benar! Karena menggendong merupakan bagian dari “handling the baby with love”. Tak ada istilah “bau tangan” atau bayi jadi rewel, yang terjadi malah sebaliknya. Bayi yang sering digendong menjadi lebih bahagia karena ada jalinan kelekatan dengan ibunya.

sumber : ayahbunda.co.id




Mengapa Menggendong itu Mampu Mencerdaskan Anak?

Ketika Mbah Surip mengatakan, bahwa lagu hitsnya “Tak Gendong” itu mengandung pesan filosofis tentang prinsip kegotongroyongan dan tolong-menolong, sesungguhnya Mbah Surip patut diacungi dua jempol atas pemikirannya yang fundamental dan sosialistis itu. 

Dan tepat pula ketika di dalam lagu tersebut, kakek berambut gimbal itu menyinggung soal sebuah sensasi rasa ketika seseorang sedang digendong: enak dong! mantap toh! Begitu kata Mbah Surip. Nah, artikel pendek ini pun mencoba mengurai sedikit tentang arti penting perkara “gendong-menggendong” itu, terutama dikaitkan aktifitas menggendong anak, baik bayi maupun balita. 

Ketika aktifitas menggendong kita terapkan pada bayi dan balita kita, maka sesungguhnya aktifitas itu tak sekedar menciptakan sensasi rasa pada anak yang digendong seperti disebutkan Mbah Surip dalam lagunya itu. Namun lebih jauh dari itu. 

Sejauh ini, aktifitas menggendong bayi merupakan salah satu seni merawat anak yang boleh jadi keberadaannya setua peradaban manusia. Meskipun belum ada studi yang khusus mengupas tentang sejarah menggendong anak dari masa ke masa, namun sepertinya manusia-manusia penghuni pertama jagad ini telah menggendong keturunanan mereka dalam proses perawatan dan pengasuhannya sehari-hari. Dan tampaknya, menggendong anak memang sejenis insting paling purba dari orang tua dalam konteks pengasuhan terhadap anaknya. 

Hasrat orang tua untuk menggendong anaknya, sepertinya merupakan sebuah “desain” khusus dari Tuhan. Artinya, ia sebentuk naluri alamiah pemberian Tuhan yang melekat, yang akan dijadikan sebagai salah satu modal dasar bagi manusia untuk mengaktualisasikan perasaan kasih sayang kepada sang buah hatinya. Jika toh memang demikian, menjadi sangat sulit dipahami jika ternyata ada orang tua mengaku sayang pada anaknya, namun jarang, atau malah tak pernah sekalipun menggendongnya. 

Sejalan dengan pemikiran Mbah Surip, sebenarnya setiap anak sangat menikmati saat-saaat digendong. Mendapati diri saat digendong itu laksana duduk di atas awan. Mungkin bagi bayi dan balita, sensasi digendong itu mengingatkannya pada kondisi “tanpa gravitasi”—mengambang sempurna dalam “lautan” air ketuban—ketika dirinya masih berupa janin di dalam rahim sang ibu,. 

Bukan hanya bayi saja, anak yang agak lebih besar seringkali pula minta digendong. Dalam intensitas permintaan yang jauh lebih rendah, adakalanya salah satu pihak dari pasangan dewasa juga minta digendong. Sehingga jangan lantas para suami merasa aneh atau riskan, jika tiba-tiba istrinya dengan manja meminta untuk digendong.

Bagi anak-anak yang agak sedikit sudah dewasa, biasanya mereka menyukai digendong di pundak (gendong belakang). Namun seiring bertambahnya usia anak, dan seiring makin banyak aktivitas yang mampu dilakukannya secara mandiri, biasanya seorang anak merasa malu jika digendong. 

Menggendong anak bisa dilakukan dengan beragam cara atau gaya. Namun semua cara itu mengarah pada satu tujuan: melekatkan bayi atau balita ke dalam buaian orang tua maupun para pengasuhnya yang lain. 

Cara menggendong paling otentik adalah dengan "tangan kosong". Menggendong dengan alat bantu, semisal kain, muncul belakangan. Seiring perkembangan modern, insting orang tua untuk menggendong bayinya pun akhirnya "dilirik" secara cerdik oleh pihak industri garmen dan mode. Mereka kini menyediakan beragam jenis alat gendongan, dengan beragam variasi, gaya bahkan fungsi khususnya. 

Lantas, apa kaitan antara digendong dengan kecerdasan anak? Atau dengan kata lain, bagaimana penjelasannya, bahwa menggendong anak itu menjadi salah satu bagian dari upaya melejitkan potensi kecerdasan anak? Berikut ini setidaknya beberapa penjelasan untuk hal itu:

Dengan digendong, akan membuat bayi semakin jarang menangis. Dengan begitu, akan semakin banyak waktu dan tenaga digunakan oleh dirinya untuk proses tumbuh-kembangnya lebih lanjut. Sehingga proses pembelajaran terhadap diirinya pun akan jauh semakin optimal.

Dengan digendong, secara neurologis membuat bayi berada pada posisi yang memungkinkannya bergerak, dan merespon dekapan yang diterimanya. Misalnya dengan memegang tangan atau pundak penggendongnya. 

Jika respon-respon itu terakumulasi, akan menjadi bekal bagi perkembangan kecerdasan kinestetiknya lebih lanjut. (Tentang soal terkait aktifitas gerak (kinestetik) pada anak, lihat artikel yang saya publish sebelumnya berjudul “Mengapa Bergerak itu Mencerdaskan Bagi Bayi dan Balita?)

Dengan digendong, membuat bayi semakin banyak berinteraksi dengan lingkungannya. Ini berarti pula akan semakin kaya rangsangan yang "tertangkap" oleh sistem inderanya. Sehingga koneksi-koneksi baru dalam jaringan neuronnya pun lebih cepat terbentuk, ketimbang bayi yang lebih banyak digeletakkan di tempat tidur oleh orang tuanya, yang membuat sang bayi lebih banyak melotot hampa ke arah atap. 

Dan bayi yang digendong, akan jauh lebih memiliki kepekaan penglihatan (visual), selain kepekaan sistem pendengarannya (auditif) akan lebih baik pula ketimbang si “anak kasur”.

Dengan digendong, bayi akan belajar terlibat pada aktifitas yang dilakukan pengasuhnya. Bayi pun akan peka pada apa yang dikatakan pengasuhnya saat mengendongnya. Semua pengalaman itu laksana himpunan cuplikan film-film pendek yang turut dibintanginya. "Film-film" itu disimpan di dalam memori otaknya.
Pada kesempatan lain ia akan mencoba "menyetel" ulang film-film itu, lagi dan lagi. Hingga akhirnya pemahamannya menjadi lebih baik tentang segala hal yang telah disimpan di dalam otaknya.

Dengan digendong, bayi punya kebebasan memilih tentang apa yang ingin maupun tak ingin dilihatnya. Bila ada yang ingin dilihatnya, perhatiannya pun akan terfokus ke sana. Dan bila ia tak ingin melihat, dengan mudah ia pun memalingkan pandangannya. Kemampuannya memilih fokus perhatian, merupakan salah satu landasan bagi proses belajarnya yang efektif. Dan secara tak langsung, bisa jadi hal ini adalah sebentuk upaya penanaman “pelajaran demokrasi” sedini mungkin bagi sang buah hati.

Jadi ilmu menggendong merupakan sejenis “intuitive parenting” yang sesuai (compatible) dengan kebutuhan keluarga modern untuk menciptakan generasi baru yang cerdas di kemudian hari. Ia merupakan warisan masa lalu yang takkan pernah lekang oleh jaman. Bahkan sesungguhnya dalam aktifitas menggendong anak, terkandung sebuah visi keluarga yang jauh ke depan. 

Nah, mengingat besarnya manfaat menggendong anak, maka janganlah orang tua ragu untuk melakukannya. Gendonglah anak anda setiap ada kesempatan, dengan segenap curahan cinta dan kasih sayang Anda terhadapnya. Namun untuk bagi bayi baru, Anda tetap harus hati-hati melakukannya. Dan selamat mengendong-ria para pasangan muda sahabat Komunitas Bintang Kecil.

Sumber : nanang djamaludin, Komunitas Bintang Kecil



Dari Artikel di atas, kita mendapat informasi bahwa menggendong bayi amatlah penting, dan semua bayi wajib mendapatkan fasilitas universitas pangkuan (di pangku dan di gendong ibu), namun kadar menggendong pun harus kita pahami dan cermati, tidak harus sesering mungkin, efek bayi yang terus menerus di gendong akan menyebabkan bayi tidak dapat bergerak bebas, akan lebih manja, tidak mandiri, terlebih bayi tdk mau tidur di tempat tidurnya, karna terbiasa di gendong. maka sebagai orang tua kita wajib memahami berapa lama kadar waktunya untuk menggendong anak. dan sebaiknya yang menggendong anak adalah orang tua (klrg) bukan baby sitter, karena hubungan emosional dan kasih sayang dapat terbentuk mulai dari menggendong.

Thursday, December 16, 2010

Usia kehamilan 10 minggu

Alhamdulillah saat ini usia kandunganku 10 minggu, senin depan waktunya kontrol, ternyata kehamilan itu memang perlu kesiapan mental, tak ada sebab tiba2 ingin nangis, mencium bau2 menyengat ingin muntah, entah tak masuk logika apa2 yg kurasakan, sepertinya aku amat tidak suka dengan suami, mulai dari cara makannya, sampai cara dia bernafas saja aku tidak suka, kebangetan deh.

senci terhadap wangi2an, mulai dari wangi segala jenis parfum, wangi lemari, wangi cucian bersih, wangi masakan, wangi kamar mandi, wangi shampoo, jadi kemanapun aku selalu membawa minyak kayu putih yg selalu menempel di hidung, saking gak mau mual, anehnya jika ke mall, ke suasana yang happy, acara pesta birthday, gak sedikitpun teringat aku sedang hamil dan mual2.

Friday, November 12, 2010

(+) 10 November 2010

Hari ini terhitung sudah saya telat haid 11 hari, sebelumnya ketika telat 8 hari saya mencoba test pack  dan hasilnya masih negatif, tgl 9 pun demikian, namun tanda2 yg kurasakan sudah jelas tanda2 kehamilan. ibu mertua bilang mohon bersabar tunggu 2 minggu lg test pack, dan hari ini setelah sholat subuh saya testpack, alhamdulilah 2 garis, yang artinya POSITIF, bertrilyun perasaan campur baur, seneng, bahagia, surprise, gak yakin, deg-deg an mau jd ibu, wah kalau dicampur semua perasaan itu membuat wajahku sumringah berhari-hari, kalau suami dengan nada datarnya cuma bilang "selamat ya beb, aku bahagia"..(maklum dy orang yang amat pendiam dan sulit meng ekspresikan perasaan), pagi itu langsung ku kabari baapak dan ibu mertua via sms dan telfon, dan dirumahku dapat bayak doa dari mama, bapak dan adik2 ku, "dua garis" itu memecah kensunyian pagi dengan kegembiraann,


foto menyusul




Belum cukup dengan "testpack" ingin rasanya kami langsung ke dokter, namun pertimbangan pun muncul, kami harus memilih bidan/dokter mana yang nanti akan membantu kami dalam proses kelahiran, mengingat rekam medik sangat menentukan riwayat pasien ketika melahirkan, dan kami belum tahu akan melahirkan dirumah ibu mertua atau dirumahku, dan harus kami putuskan sekarang, karena janin yang berumur 4 minggu sangat memerlukan nutrisi, asam follat, calc, vit B, dll untuk perkembangan tulangnya.  setelah berdiskusi panjang dengan suami, akhirnya kami memutuskan tuk selalu check up kehamilan ke RSIA HARAPAN KITA, dan Bidan dede dekat rumah ibu.


yups Let's see hari minggu kami perdana check up kehamilan...