Tuesday, May 21, 2013

DAHLIA RESIDENCES

Bagi anda pasangan muda yang sedang mencari hunian diluar Jakarta Cluster Dahlia Residence bisa jadi menjadi pilihan 


Cluster Dahlia Residence


Dalam memilih properti tentunya kita di hadapkan dengan pilihan, untuk tidak bingung kita hendaknya coba bertanya kepada orang - orang yang telah berpengalaman contoh orang tua, teman kantor, agen properti dll.

Cara yang kami lakukan ketika itu adalah mencoba datang ke berbagai pameran properti, mengambil brosur - brosur penawaran, survey ke lokasi dengan melakukan hal tersebut setidaknya mendapat gambaran tentang cara memilih properti yang pas untuk kebutuhan tempat tinggal keluarga kami nantinya ( walaupun ketika itu melihat penawaran properti begitu sangat menarik istilah orang ada harga ada kualitas).

ada beberapa tips penting , yang teman-teman bisa coba dalam memilih properti :
  1. Pastikan Lokasi yang dipilih bebas banjir, mudah aksesnya seperti dekat dengan jalan utama, dekat dengan sekolah, rumah sakit, pasar atau pusat bisnis, dekat dengan masjid atau tempat ibadah
  2. Coba cari tau kredibilitas Pengembang / developer, pastikan pengembang anda mempunyai rekam jejak yang jelas bisa perorangan atau perusahaan
  3. Iseng -iseng coba datangi lokasi dan wawancara dengan penduduk sekitar coba tanyakan proses pembangunan properti, apakah status tanah, perizinan dan lainya tidak ada kendala, dari pengalaman kami, ada beberapa pengembang yang mengambil jalan pintas yang bisa mengakibatkan ada gesekan dengan warga sekitar lokasi proyek
  4. Jangan terburu-buru, tetap tenang ketika sales properti memborbardir dengan sejumlah bonus/hadiah agar kita cepat membeli
  5. Cek kondisi keuangan anda, dan tanyakan mekanisme pembayaran, biasayanya DP bisa dicicil dan kalo kita punya dana lebih maka sebaiknya beli secara cash
  6. Bila properti kita masih indent maka pastikan berapa lama proses pembangunanya, cek SHM, IMB, luas bangunan dan tanah harus sama
  7. Coba jalin komunikasi dengan pembeli lainya agar sama-sama mengawal proses pembangunan sampai dengan serah terima kunci
  8. Cek Fasos Fasum ( ini merupakan sarana umum ) yang menurut saya penting guna menunjang aktivitas baik keluarga atau warga kedepan
Dari informasi diatas kita coba bahas tentang perumahan Dahlia Residence, yang letaknya di dalam Perumahan peninggilan permai, parung serab,ciledug. meskipun berkecamatan di ciledug, namun akses jalan yang paling mudah di lewati adalah lewat bintaro, dan segala fasilitas bintaro. akan tetapi ke ciledug juga dekat. sekitar 5 km ke CBD Ciledug. 

Kebetulan rumah mama (sejak saya sekolah dasar tinggal di sekitar sini) sehingga daerah ini menjadi strategis untuk saya.
  • Bebas Banjir
  • Dekat Akses TOL (Jorr maupun Tol Puri/dalkot)
  • Jalan Poros penghubung antara BIntaro jaya dan Puri indah
  • Dekat dengan jalur penghubung Bintaro-Pondok indah, Bintaro-Serpong, Bintaro-Ciledug
  • Dekat dengan RS Premier Bintaro, IMC, Aqidah (300mtr), Bakti asih ciledug, Sari Asih ciledug, Mutiara bunda ciledug.
  • Angkutan Umum 24 Jam
  • Dekat Sekolah International, British school,Japanese school
  • Dekat Sekolah Nasional plus, BPK penabur bintaro, Al azhar, Auliya, Amalina, Mutiara Bunda, An-Nissa, dan berbagai sekolah di bintaro.
  • Dekat dengan TK/playgroup nasional dan international, Sunrise school, Widggle Jiggle, Toomble toots, Pingu, dll
  • Dekat dengan Stasiun Sudimara, jurangmangu, pondok ranji bintaro
  • Dekat dengan Masjid
  • HOT SPOT Area
  • Cluster di dalam perumahan.
Tepatnya tanggal 21 April 2013, kami booking rumah di Dahlia Residences, Untuk Type 45/86, dengan harga Rp.415.000.000, per 1 Mei Naik menjadi Rp.440jt, alhamdulilah booking kita mengikat harga, dan segera membayar DP pertama (di dahlia, DP boleh di angsur 6x).

Demikian uraian singkat yang dapat kami berikan dari pengalaman kami sendiri terhadap cluster dahlia residence semoga bisa menambah pengetahuan pembaca sekalian, salam Sukses






Ulang Tahun di SAUNG TALAGA SAWANGAN

Bagi anda yang jenuh dengan suasana tempat makan yang biasa-biasa saja, Saung talaga sawangan depok bisa menjadi alternatif kuliner buat keluarga



Saung Talaga



Alhamdulillah, Bulan mei ini kami mendapatkan banyak keberkahan, Suami yang sholeh, kesehatan, Rezeki yang berlimpah (insyaAllah berkah) keluarga yang tentram, terimakasih atas nikmat-MU yaa Allah.

Dan pada bulan ini, tertanggal 5 Mei 2013 ayahnya daneka telah mencapai Usia 32tahun, tertanggal 10 Mei ibu mertua juga berulang tahun, dan 13 Mei saya berulang tahun yang ke 29tahun. bertepatan dengan 3 orang yang berulang tahun berurutan, maka saya dan suami berinisiatif untuk makan bersama keluarga besar suami, tentunya dengan mengajak ipar dan keponakan, di suatu tempat bernama SAUNG TALAGA SAWANGAN.

Sedikit review tentang saung talaga, ini berlokasi di jalan sawangan No.1, tepatnya setelah DTC dari arah margonda, pasar depok lama. tempatnya cukup ramai, cocok sekali untuk makan siang bersama keluarga sambil berekreasi ringan, seperti naik perahu (sampan), ada monyet yang di pelihara, taman bermain (ayunan, perosotan), musolla nya pun bersih, toilet bersih, juga ada hiburan organ tunggal, jadi kita bisa bernyanyi jika ingin menyalurkan hoby, tempat makannya pun di saung-saung, kita makan di atas air, di bawahnya ada ikan-ikan, yang menunggu umpan dari kami, sehingga anak-anak bisa memberikan umpan ke ikan-ikan, lumayan seru untuk liburan singkat. 

Review tentang menu dan harganya, sangat cukup di kantong, beberapa makanan andalan seperti udang peprek, ayam peprek yang sangat luarbiasa pedasnya, sampai adikku bilang "Ini sih rajanya sambel, sambel koreknya bebek selamet lewaaattt, buat yg suka pedas, wajib mencoba ayam/udang peprek", menu makanan mulai dari sayur asem, sup iga, pepes ikan, ikan di goreng/bakar, lalapan, tumis kangkung, tahu goreng sampai otak-otak ikan tenggiri pun ada. 

Ini sampan nya, Liga dan ayahnya, daneka dengan ayah juga, di tambah mba kusnul dan tari, ikut bersama pendayung, serunyaa.... dan alhamdulilah cuaca amat sangat mendukung.

tampak dari kejauhan, konon katanya mereka deg-deg-an, khawatir sampan terbalik, hihihi

setelah makan, harusnya foto ketika ada makanannya, hehhehe

Alhamdulillah, bisa berfoto bersama seluruh keluarga

Liat liga, di paksa ibunya supaya lihat kamera, lucu kamu nak, hahhaha
Berharap kami semua yang ada di foto ini diberikan kesehatan, dan  peristiwa ini menjadi bagian kenangan di masa tua kita nanti, Anak-anak akan bercerita mengenai kenangan tersebut dan berkembang menjadi pribadi yang baik dan sholeh. Alhamdulillah kami masih bisa merasakan kehangatan sebuah keluarga, Sungguh luar biasa senang melihat kami semua dapat berkumpul dan bersyukur masih diberikan kelengkapan kebahagiaan dengan hadirnya kedua orang tua kami. Sehat terus ya Kakek dan Nenek, saatnya kami sebagai anak mencoba membahagiakan kalian. Di usia yang beranjak dewasa kami sebagai anak sekali lagi bersyukur atas nikmat yang luar biasa ini.

Demikian sedikit pengalaman keluarga kami ketika kuliner di saung talaga sawangan depok yang dapat kami tuliskan di blog ini, semoga bermanfaat


Thursday, March 21, 2013

Daneka Sing A Song (Naik Kereta Api tuutttt...tuuttt...tuuuuttt

Alhamdulilah sekarang daneka berusia 20 Bulan dan sehat. hari ini adalah hari pertama saya mendengar daneka benyanyi utuh, yang biasanya hanya ekor-ekor nya saja, atau cuma penggalan lagu yang ia bisa, tetapi hari ini satu lagu bisa, yaitu lagu "Naik Kereta Api", Mengapa kereta api???, karena sejak ia bisa bicara, buku yang selalu di buka adalah Roda Dan Sayap  , dan yang paling sering ia jabarkan adalah mobil molen dan escavator, selalu cerita tentang escavator, setiap pergi kerumah nenek, sepanjang jalan mencari proyek pekerjaan bangunan gedung/jalanan yang menggunakan escavator, namun karena lagu "escavator" tidak ada, maka saya alihkan dengan lagu kereta api. Nahh... ia semakin penasaran dengan kereta api, mulai dari di buku, cerita kereta api, ke mall naik kereta api, sampai ke taman mini, naik kereta api. pada akhirnya saya sering mengajaknya ke Tanah Abang karena ada KRL/Commuter dari dekat rumah kami. makin cintalah dia dengan kereta api. Daannnn... tadi pagi bangun tidur bilang "naik eta api tuutttutttttuttttt, sapa tuyun, ke bandung bayaa, bole naik pecuma, ayoo naikkk, keta ku ta lamaaa" SubhanAllah, terbukti semua hasil yang saya stimulasikan, bahwa otak anak amat luar biasa, intinya jaangan pernah kita mengetes anak, jangan pernah ragu "anak kita bisa gak ya?', "yang tadi di ceritain masuk gak ya?", tugas kita sebagai orang tua harus banyak memberi, input sebanyak-banyaknya. karena ayah dan ibu yang komunikatif akan menghasilkan anak yang komunikatif dan percaya diri. banyak-banyaklah bercerita, berdongeng, dan mengaji untuk mengoptimalkan potensi kecerdasan anak kita, Semangat!!

Wednesday, February 13, 2013

Daneka 18 bulan, alias 1 setegah tahun


Daneka 18 bulan, usia 1 tahun setengah ini perkembangan otaknya luar biasa drastis, apapun yang kita ucapkan, ia bisa menirukan, memang sungguh anak-anak adalah peniru ulung


18 bulan jumlah gigi sudah 16 buah, 8 atas, 8 bawah


Selalu stuck ketika melihat ada binatang yang bergerak, ini di bazaar bintaro, lihat ikan mas


Lihat ayah nya memperbaiki mobil, ia ingin memperbaiki mobilnya juga dengan obeng


Mami, ini marmut ya?


Seriusnya nonton TV, pliss dont do this at home, bakal Visual adduct


Nonton sambil berdiripun bisa, ahahhaah


di potong sama mami pagi-pagi, hasilnya kacau



akhirnya malam hari ke salon depan, gak sampe 10 mnt, tereereeeng, selesai


Paginya uda asik lagi, main Fun Thinker



Friday, February 1, 2013

Review Buku “Bagaimana Mengajar Bayi Anda Membaca Sambil Bermain”



Review Buku “Bagaimana Mengajar Bayi Anda Membaca Sambil Bermain”

Telah lebih dari 40 tahun sebuah buku yang benar-benar klasik bisa membuat hubungan ribuan ibu dan bayi mereka lebih dekat. Ini adalah buku pertama dalam seri Revolusi Kasih Sayang dan paling laris di berbagai negara. Diterbitkan dalam 22 bahasa, lima juta ibu di seluruh dunia telah membaca buku ini dan menemukan bahwa kegembiraan terbesar dalam hidup mereka adalah mengajarkan bayi mereka membaca.

Buku ini akan membantu Anda :

* Menjadikan anak senang membaca.
* Menciptakan hubungan yang unik antara anda dan bayi anda.
* Meningkatkan inteligensi bayi anda.
* Mengembangkan imajinasi anak anda.
* Menghargai kemampuan bayi anda.
* Menanamkan kegemaran belajar seumur hidup pada anak anda.
* Meningkatkan sukses akademik anak anda.
* Menggiatkan anak bersekolah.

Glenn Doman mendirikan The Institutes for the Achievement of Human Potential pada tahun 1955 dan mulai merintis bidang pengembangan otak anak. Beliau telah meyakinkan jutaan keluarga melalui buku-bukunya tentang belajar pada usia dini dan telah membantu ribuan anak cedera otak meningkatkan potensinya. Kepahlawanan belaiu selama Perang Dunia Ke-2 sangat dikenal dan Pemerintah Brazil menganugerahi beliau gelar bangsawan atas jasa-jasanya bagi anak-anak di seluruh dunia.

Janet Doman adalah direktur dari Institut dan putri Glenn Doman. Ia dibesarkan di Institut dan ikut membantu anak-anak cedera otak waktu usianya sembilan tahun. Setelah lulus dari University of Pennsylvania, Janet mengajar “para orangtua terbaik di dunia” dan membantu mereka menemukan potensi bayi-bayi mereka yang besar serta potensi mereka sendiri sebagai guru. Ia juga turut membantu ayahnya memperbaharui buku-bukunya yang bersejarah.
Lengkapi alamat dengan kode pos dan nomor telpon sehingga saya bisa tambahkan ongkos kirimnya. Pembayaran lewat transfer / ATM BCA, sangat mudah.

* Nama lengkap : ………………………?
* Alamat : ………………………?
* Kota : ………………………?
* Provinsi : ………………………?
* Kode pos : ………………………?
* Telpon rumah / HP : ………………………?
* Kode buku : ………. ?


Setelah data alamat tersebut saya terima, saya akan email nomor rekening BCA untuk proses pembayarannya. Buku dapat diterima 2 hari kerja.

Reizamel@yahoo.com (081808384646)

Friday, October 19, 2012

AIPEG - Part II

Baru 1 minggu kami memutuskan untuk tinggal di depok (rumah mertua), di hari ke 5 (jumat 5 Oktober 2012)  tepatnya pukul 14.00 handphone saya berbunyi, suara disana rupanya mba Jeane (assisten Procurement AIPEG) memberitahukan bahwa ia sedang membutuhkan temporary admin assistance, dan harus bisa mulai bekerja senin esok, apakah saya bersedia bekerja kembali di AIPEG, dan jawaban saya "iya mba, saya bisa".
 
Artinya, punah sudah rencana saya yang ingin jadi IRT dan tinggal dirumah mertua, semua perlengkapan yang sudah kita pindahkan ke depok, kembali lagi kerumah ortu saya. karena jika saya bekerja, artinya daneka harus di jaga oleh ibu saya.
 
hari senin pun di mulai, baru datang sampai kantor, langsung bertemu dengan pak bernie, tidak ada 1 orangpun yang menjelaskan "what to do" nya saya disana. tersadar ketika pak bernie berikan saya 5 lembar kertas, di antaranya untuk acara workshop di novotel bogor, meeting dengan badan kebijakan fiskal, membuat brosur untuk seminar international, schedule untuk pak charles meeting dengan Bappenas, UNDP, MOF, dll. buat orang yang baru masuk kerja hari pertama tentunya sangat berat, karena tak tahu apa yang harus di kerjakan terlebih dahulu, terlebih 80% orang disini asli australia. dan kemampuan bahasa inggris saya sangat standar.
 
setelah 1 minggu berjalan, alhamdulilah semua berjalan lancar, bahkan pak bernie puas dengan para undangan yang datang, karena saya selalu follow up undangan untuk datang.tetapi rupanya ada seorang bocah kecil yang kehilangan saya, Yaaaa.... dialah daneka, anak pertama saya. di minggu kedua saya bekerja, ia tak mau tidur siang, bahkan selalu memanggil-manggil nama saya di siang hari "mami, mami, hawooo...hawoo..., mami (dengan gaya sambil memegang handphone)"
 
sedih rasanya, siang tidak bisa menidurkan dia, membacakan buku, mengajaknya bermain, memangkunya, mengajak jalan-jalan di sore hari, memandikannya, memakaikan baju, bercanda. hingga tiap saya pulang kerja, dia selalu menunggu saya dengan menahan kantuknya, ohh daneka, mami sayang daneka. mami kerja buat daneka yaa nak.
 
 
 

Friday, September 28, 2012

Mother and Baby Fair 2012

Yeahhhh...
 
Inilah acara yang di tunggu-tunggu para ibu dan anak, bahkan para ibu-hamil, dimana segala sesuatu yang di butuhkan anak dan bunda ada disini, event yang diadakan oleh majalah mother dan baby ini benar-benar menyedot para ibu-ibu muda untuk datang, beruntunglah saya datang di hari pertama dan pagi-pagi pula, sehingga bisa puas berkeliling ke berbagai stand.


Baru datang, jam 10, loket belum di buka

Tuesday, September 18, 2012

Lindeteves, LTC

September ceria,
Setiap sabtu-minggu seharusnya kita kerumah kakek nenek di depok, namun karena suami "Alhamdulilah baru dapat client baru" di Lindeteves KOTA, jadi sebelum ke depok kita selalu nemenin ayah daneka ke kota. Nah di dalam mall ini Lindeteves Trade Center (LTC) merupakan pusat perdagangan yang dikenal sebagai Specialities Trade Center yang modern. LTC menyediakan toko tingkat dan kios bagi khusus pedagang hardware/tools, bahan bangunan, peralatan listrik, sparepart, audio video, handphone, komputer dan peralatan elektronik.

Fasilitas pelengkap dari LTC juga ada seperti kapasitas pakir yang mampu menampung sekitar 3000 mobil, foodcourt, Giant Hypermarket, jaringan telepon serta PABX (gratis telepon antar kios ) dan parabola sentral serta entertainment center.
sambil menunggu ayah nya kerja, kita (saya dan daneka) berjalan-jalan di dalam giant, banyak ilmu yang di dapat, mulai dari memperkenalkan buah-buahan, jenis sayuran, nama-nama ikan, nama-nama daging, jenis-jenis susu, pampers, berbagai sepeda, hingga bagaimana cara berbelanja di supermarket, dengan mengantri dan membayar semua belanjaan yang sudah kita ambil, juga memberi alasan bahwa segala sesuatu yang di dalam giant itu adalah bukan milik kita, sehingga harus berhati-hati terhadap semua yang ada di dalamnya, ketika sudah kita bayar, barulah itu menjadi milik kita.
Hasilnya, daneka tak perlu duduk di trolley, ia berjalan sendiri (tetap saya pantau) ia seperti anak usia 5 tahun yang sudah bisa di ajarkan untuk tetap santun, memegang segala sesuatu di dalam supermarket. tidak merusak atau bersikap tidak baik di area giant.
Begitu pula saat mengantri di kasir, ia amat tenang, berdiri menunggu giliran, tanpa merengek meminta sesuatu, ia benar-benar anak yang super nice boy, mami bangga padamu nak,

Sebelah kiri  ada sayur-sayuran yah mih?

melihat mobil-mobilan

Hingga saat ayahnya selesai bekerja, ia tetap ceria, bahkan makan, ngemil, minum susu. kalau ia sudah lebih pandai bicara, maka ia akan mengatakan " Kami bahagia dad, menunggu daddy bekerja"


Ini Buah apa saja mam???







Tuesday, August 28, 2012

Bayi 1 Tahun

All about baby..... (again)

Daneka, sekarang 1 tahun 1 bulan, setiap hari selalu ada perkembangan yang berarti, alhamdulilah anaknya selalu bersemangat mengeksplorasi hal-hal baru. jadi makin berat untuk bekerja (kantoran), ingin nya selalu mengajarkan setiap hari. sedikit cerita review daneka selama seminggu terakhir.

22 agustus
sepanjang perjalanan (di mobil) selalu bilang "mana" (artinya, mau kemana ma kita), trus jika melihat hal baru ia berkata "ituu tuuhh, tututututu"

23 agustus
Saat mau tidur, dy memanggil "mama..mama..mama", dan jelas, tidak cadel (betapa terharunya saya, mendengar anak ini memanggil-manggil mama)

24 agustus,
sambil bernyanyi, ia bisa mengikuti, dan bisa menyambung kata, misal mama ngucap "satu dua tiiii..... Gaaa",  dan bisa memanggil namanya "dane... Kaaaaaa"

25 agustus,
kerumah kakek, dan bisa bilang "dadah" ketika kami pamit sambil melambaikan tangan, dan selalu ketika ayahnya berangkat kerja, refleks "dadah"

26 agustus,
pagi sore mandi pakai air dingin, jadi udah gak air hangat lagi, bisa bilang "mamam = makan, minom-minom= minum"

27 agustus,
naik turun kasur sambil berjalan, berjalan di dalam kolam air (artinya menambah keseimbangan), bisa di perintah, daneka ambilin remote, ambilin gelas, tutup galon nya, ambil sepatunya, ambil hp mami, bisa main sendiri tanpa di temani asalkan di sekelilingnya benda2 yang aman

dan hari ini 28 agustus, ketika ayahnya mau berangkat kerja, ada ibu amsia (yg bekerja dirumah kami untuk menyetrika baju), terjadilah komunikasi :

bu am : Danekaa... 
daneka : (berjalan ke bawah meja jahit, menunjuk kardus mobil hadiah dari naomi, sambil menunjuk) "tuuhhh..tuuuhhh"
bu am : ohhhhh... itu mobil-mobilan daneka yaaa, mobil daneka mana?
daneka : (bergegas lari ke arah luar pintu, dan segera menunjuk mobil ayahnya yang sedang di selimuti penutup mobil), ituuuu tuuuhhhh (sambil menunjuk-nunjuk mobil)
bu am : oohh itu mobil daneka, mobil daneka bole yaa bu am pinjem...
daneka : (muka mikir, bengong sebentar, langsung jawab) "nggak"
kami semua : (ketawa) bwahahahhahhahhaa pinteerrr, udah ngerti dia.

Wednesday, August 22, 2012

Mudik 2012, Daneka goes to Lebak siu - Tegal

Weh daneka di usianya 13 bulan, sudah 2 kali ke tegal. 4 jempol deh, kayaknya benar nih kata kakek "daneka gede di jalan" hahhaha.


ibu (mertua) seminggu lalu mengutarakan keinginannya untuk mudik ke lebak siu pada lebaran ini, awalnya ku fikir ia bercanda mengingat soluna kita yang belum tau jam terbangnya, apakah kuat soluna di ajak ke tegal (lebak siu). saat itu kami hanya jawab insyaAllah sambil berfikir soluna masuk bengkel dulu.



satu hari kemudian ibu ngabarin kalau mas heri mau pinjamkan mobil kijang nya untuk kita mudik, subhanallah, alhamdulilah. artinya ibu bisa mudik tanpa harus kesempitan dan deg-deg-an khawatir mobilnya mogok, dan ibu juga bisa ajak mas iyang untuk sama-sama ke tegal. 


mobil kijang mas heri


Setelah berdiskusi, akhirnya yang ikut mudik (bapak, ibu, suami, saya, daneka, naomi, mas iyang dan mba dea (istri mas iyang)), alhamdulilah betapa senangnya ibu bisa mengajak mas iyang mudik, apalagi kalau ita juga bisa mudik, tambah lengkap kebahagiaan ibu, namun ita belum bisa ikut, selain gak muat, juga suaminya sedang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.


17 - 18 agustus 2012 (hari pertama)

akhirnya kami berangkat jumat malam, pukul 21.30 wib. perjalanan malam agar suhu udara tak panas, anak-anak jam nya tidur, sehingga bisa tenang sepanjang perjalanan. setelah membaca timeline twitter, cctv TMC, cctv lewatmana.com. semua jalur macet, padahal kami berangkat H-2, yang seharusnya puncak arus mudik sudah terlewati alias harusnya kami tak kena macet, baru sampai cikampek KM 66 pukul 23.00 wib kami di aliihkan ke jalur alternatif subang (jatiluhur) purwakarta-wanayasa-cagak-sumedang-cirebon-jalur pantura. jalurnya lancar, minim penerangan, naik turun gunung, malam pula, sampai suhu mobil di titik bawah (mesin dingin), di tambah lagi naomi gak bisa tidur (kasihan omi, belum terbiasa perjalanan jauh), sampai jam 5 subuh kita masih di lereng bukit, belum ada tanda-tanda kota sumedang. jam 6 pagi, mulai deh stuck tak bergerak ke arah sumedang, sampai jam 8 kami tak bergerak. anak-anak mulai gelisah, kami pun gelisah, kenapa macet separah ini?, baca timeline dimana2 macet, akhirnya jam 9 kami mulai memasuki wilayah sumedang, tak cukup sampai disitu, jalur menuju cirebon pun tak bergerak, banyak pengemudi egois, ingin cepat sampai sehingga mengambil jalur kanan, membuat kendaraan lainnya makin mengantri dan beberapa kali tersendat. jam 12 kami baru memasuki jalur pantura, jam 3 sore sudah di brebes, alhamdulilah magrib sudah sampai di lebak siu, itu pun kami tak terhitung berapa kali berhenti, karena siang sangat panas cuacanya, mobil stuck, tak bergerak (perjalanan depok - tegal 19 jam, ckckckck). malam istirahat.

Daneka tidur sama naomi akur, hehehe



19 Agustus 2012 (hari kedua)

Pagi, prepare sholat ied, karena saya punya baby tidak memungkinkan tuk sholat, bisa mengganggu ke khusyukan orang lain. jadi saya ikut ke lapangan tempat sholat untuk mendengarkan khotbah pak ulama.


di Jawa tradisi lebarannya sedikit berbeda dengan di jakarta, terlihat mulai ketika sholat ied, masing-masing dari mereka cenderung memamerkan apa yang mereka punya, membawa mobil, duduk di atas kap mobil, memakai pakaian berlebihan, perhiasan berlebihan, jauh sekali dari kesan sederhana. berbeda dengan di tempat saya di pondok aren yang hanya biasa-biasa aja tuk berangkat sholat ied maupun lebaran. namun saya salut dengan keluarga suami di tegal ini, mereka amat sederhana, berpendidikan, bijaksana, ber-agama, sehingga banyak ilmu yang kami dapat disana.


Keluarga mas heri


Kakaknya ibu


with daddy


with mom




setelah sholat dan sungkem-sungkeman, kami menuju desanya bapak di banjaran tegal sekitar 8km dari lebak siu (desa ibu), sesampainya disana bertemu dengan adik-adiknya bapak, ada om subur, bu deh kus, om eddy, dll. kami senang disana, karena letaknya di pinggir rel dan pasar, terlebih daneka, ia senang sekali naik delman, ada kudannya.


Rumah banjaran


daneka naik delman



20 agustus 2012 (hari ketiga)

hari ini jadwalnya ibu padat sekali, ada pertemuan keluarga besar yang di hadiri oleh lebih dari 70 orang, bisa di bilang open house, sebelum berangkat, ibu sempat kerumah teman kecilnya dulu (reunian). namun saya dan suami tidak ikut karena keterbatasan kendaraan. selesai acara ba'da ashar ibu sudah kembali ke budeh muha, dan ba'da isya kami kembali kerumah mas heri, rupanya disana ada acara seru, semua cucu berkumpul, untuk maju satu-satu ke depan dan melafazkan beberapa ayat suci alquran, juga ada hadiahnya lho k=jikat surat yang di hafalkan itu termasuk surat yang ber ayat panjang, sampai ada acara tukeran kado yang isinya buku, berbagai judul, mulai dari RPAL, geografi, ilmu agama, dll. patut di contoh nih untuk keluarga besar lainnya, agar acara pertemuan ada ilmu yang di dapat. dan sesama saudara yang tak sering bertemu ini makin erat hubungannya dengan acara seperti ini. malam istirahat.


21 agustus 2012 (hari ke empat)

pagi ini kami berencana pulang, semua sudah prepare, packing sudah siap. pukul 8 kami meluncur ke banjaran tuk pamit dengan keluarga bapak, jam 9 kami on the way jakarta, lewat jalan tikus menuju brebes, jam 10.30 kami sudah lewat brebes, jam 12 kami sudah di ciasem, jam 3 sore kami sudah masuk cikampek, jam 5 sore sampai di pondok sukmajaya tercinta, alhamdulilaahh, semua lancar, sehat selamat sampai tujuan. pengamalan mudik yang menyenangkan....

ini daneka, yang menjadi navigator saat pulang ke jakarta, hehhee